Ranah Arab : Belajar Dari Dubai

belajar dari

Chichi Knappett



Dubai adalah salah satu anggota Uni Emirat Arab (UAE), persatuan dari tujuh emirat (negara bagian) yang kaya minyak bumi, termasuk diantaranya : Abu Dhabi, Ajman, Fujairah, Ras Al-Khaimah, Sharjah, dan Umm Al-Qaiwain.

Dahulu Dubai adalah daerah yang tandus, terjal, dan penuh gurun gersang. Nggak ada indah-indahnya. Tapi lihatlah Dubai saat ini. Perubahan visi dan misi dalam membangun negara yang mandiri, membuat pandangan dunia tertuju pada negara yang terkenal dengan jargon “Tidak ada yang mustahil di Dubai”. Bahkan air laut bisa diubah menjadi air tawar. Indonesia yang katanya banyak tanah surga, tongkat, kayu dan batu menjadi tanaman, akan ketinggalan jauh, bila tak siap berubah.


Kekayaan Dubai pada awalnya identik dengan minyak bumi. Konon, minyak pertama kali ditemukan tahun 1966. Tapi siapa sangka sumber bahan bakar fosil ini diperkirakan habis pada 2010, jadi hanya dalam waktu 44 tahun !. Maka tak heran bila Dubai telah bersiap untuk memiliki alternatif lain dalam memakmurkan rakyatnya.

Banyak yang menyangsikan bisnis wisata di dubai, karena musim panasnya yang sangat terik, penduduk Islam yang konservatif dan kekurangan kawasan bersejarah. Namun, Dubai tetap yakin resort seluas 46 hektar di atas pulau buatan yang mereka miliki akan menjadi sumber pendapatan ekonomi apabila sumur minyaknya kering.

Lihatlah Dubai sekarang. Ia tak lagi mengandalkan minyak bumi yang hanya ada 2 tahun lagi. Bisnis property dan tourism sekarang menjadi andalan! Salah satunya adalah Hotel Atlantis The Palm.

Adalah pusat hiburan dubai termegah saat ini yang di bangun menelan biaya sebesar Rp 13 triliun. Hotel yang berdiri di atas pulau buatan berbentuk pohon palem ini mirip tempat wisata di Bahamas, merupakan pusat hiburan keluarga dengan tema lautan. Tempat ini memiliki akuarium terbuka dengan 65,000 jenis ikan, termasuk ikan pari dan dan pelbagai kehidupan laut lain, akuarium untuk lumba-lumba yang dibawa dari Kepulauan Solomon.

Cuma sayang seribu kali sayang, hotel ini hanya untuk orang-orang yang kelebihan uang saja alias amat sangat kaya sekali bin tajir - bayangkan saja - suite dengan tiga kamar tidur, tiga kamar mandi lengkap dengan meja makan emas berbentuk daun untuk 18 orang, ditawarkan dengan harga Rp 215 juta satu malam ! Tertarik?

(Ferry Arbania Sumenep, dari berbagai sumber)

Chichi Knappett

Kantong TKW di Luar Negeri

Investasi Sangat Menguntungkan: Dirikan BMT Atau Koperasi di Kantong TKW di Luar Negeri

Kalau ditanya, apakah bisnis yang paling menguntungkan di Arab dan kantong-kantong TKI seperti Hongkong, Malaysia, Jepang, Taiwan atau Korea Misalnya buat orang Indonesia, maka jawabannya mungkin adalah dirikan BMT atau Koperasi yang berfungsi sebagai Simpan Pinjam dan transfer Uang.

Bayangkan, milyaran bahkan trilyunan rupiah dikirim para TKI/W tersebut ke Indonesia, selama ini hanya dinikmati western union dan bank-bank yang pelayanannya sangat menyulitkan. Di western union misalnya, para keluarga yang menerima uang hasil kiriman, masih dipotong (paksa) oleh petugas bank dan kantor pos yang menyalurkannya.

Siapakah yang cocok dengan bisnis ini. Siapa saja dengan kemampun perbankan yang jelas dan mau membangun Indonesia. Khususnya bagi perusahaan travel haji & umrah yang mempunyai minat dengan koperasi, perusahaan syariah atau BMT-BMT Indonesia yang ingin ekspansi ke luar negeri.

Apakah ini bisnis baru??? Tidak sama sekali. Beberapa perusahaan Indonesia telah diam-diam merintisnya. Selain yang sudah eksis seperti western union, moneygram dll. Sepertinya bisnis ini tidak pernah diriset sehingga potensi profit yang luar biasa tidak pernah terekspos. Sebuah perusahaan di bawah Sampurna Group, konglomerat dan penguasa ekonomi Indonesia, telah lama bergerilya di ri Abu Dhabi dengan perwakilan di berbagai negara Arab, kapan giliran anda???

JAKARTA — PT Permodalan BMT berencana melakukan ekspansi pengembangan bisnis keuangan mikro syariah di Hong Kong. Perusahaan ini akan membuka kantor perwakilan di negara tersebut dan menargetkan konsumen tenaga kerja Indonesia di negara itu.

Rencananya, tim beranggotakan lima orang akan berangkat pada Jumat, hari ini. Selama 10 hari di negara tersebut, tim ini akan melakukan pengkajian berbagai kemungkinan pemberian layanan keuangan mikro syariah.


sang penari

sang penari by 21win 远离.
the dancer in the middle of kecak dancers.
the obor (oil lamp) light help me a lot to create this "look like a painting" shot :)

Semalam di Gerbang Matahari

ferry.arbania@gmail.com

Ferry Arbania

Ferry Arbania
foto chici sahabat hatiku di Abu Dhabi : "Kemesaraan yang takkan pernah berlalu"

Bab Al Shams Desert Resort & Spa ("Gerbang Matahari" dalam bahasa Arab) terletak di tengah gurun pasir, kurang lebih satu jam perjalanan yang lumayan menegangkan dari Dubai. Gimana nggak menegangkan, walaupun penerangan sepanjang jalan sangat baik, namun sejauh mata memandang, di kiri-kanan yang tampak hanya hamparan padang pasir gelap yang mencekam tanpa tanda-tanda kehidupan (tapi tanpa aroma bunga melati ya). Untungnya (atau justru sialnya?), suasana padang pasir ini akan berubah 180 derajat begitu Dubailand, kompleks pusat hiburan terbesar di Timur Tengah (mungkin malah di dunia) dibuka beberapa tahun lagi di dekat area ini.


Walaupun jumlah kamarnya cuma sekitar 100, kompleks hotel ini lumayan luas dan terdiri dari beberapa bangunan low-rise dua lantai yang terhubung satu sama lain dan dikelilingi taman yang cukup asri dan hijau (untuk ukuran daerah gurun pasir, maksudnya!) Bangunan-bangunan itu dibangun ala gaya arsitektur lokal Dubai. Yang pasti bukan arsitektur gedung-gedung pencakar langit Dubai yang nyeleneh, tapi arsitektur rumah-rumah lokal Dubai sebelum demam minyak; persegi dan sederhana dengan warna-warna tanah dan ornamen bermotif tumbuhan. Warna-warna tanah dan kayu yang alami dan sejuk juga mendominasi desain interior kamar yang cenderung sederhana, pokoknya kontras banget deh dengan desain hotel-hotel mewah lainnya kayak Burj Al Arab atau Emirates Palace di Abu Dhabi yang didominasi warna merah, emas, dan bling bling.











Suasana khas Arab nggak cuma kelihatan dari desain bangunan dan interior kamar, tapi juga dari aktifitas-aktifitas yang tersedia di resor ini. Contohnya kita bisa nyoba “nikmatnya” naik unta di hamparan pasir sekitar hotel di sore hari dilanjutkan pertunjukan falcon show atau teknik berburu tradisional suku Arab Beduin dengan menggunakan elang. Not for me! G sendiri lebih prefer leyeh-leyeh sipping cocktail di infitinity pool dengan pemandangan lepas ke arah gurun (dan orang naik unta, hahaha) Hmmm, la vie est belle… Tentu saja tidak disarankan untuk mereka yang lahir pada hari Selasa Kliwon (dan tidak cocok hidup di air, hehehe).

Nah, salah satu daya tarik utama resor ini adalah open-air restaurant-nya yang dinamakan Al Hadheerah. Di restoran ini kita dapat menikmati hidangan prasmanan bernuansa Arab, dengan live entertainment seperti Arabic live music dan berbagai tarian Arab. Buat sebagian besar tamu, obviously tari perut (belly dance) yang ditampilkan oleh seorang wanita muda bertubuh montoklah (duh… ngiler…) yang paling ditunggu-tunggu. Oh ya, Uni Emirat Arab (termasuk Dubai) memang negara Islam, tapi tari perut yang erotis justru tidak dilarang, malahan dipromosikan sebagai daya tarik wisata. Padahal kostum penari-penarinya bisa bikin mimisan lho soalnya cuma sepasang bikini dan rok berjumbai, yang pasti jauh lebih “mengundang” daripada goyang Inul maupun Dewi Persik. Oh ya, saat ini banyak juga lho penari perut yang berasal dari luar Timur Tengah, khususnya Eropa Timur dan negara-negara pecahan CIS (Uni Soviet).

Karena sudah beberapa kali menonton pertunjukan tari perut, buat g justru tari Tanoura-lah yang paling interesting. Tarian mirip gasing ini ngingetin g sama tari Darwis (Swirling Dervish) dari Turki. Bedanya, kalau tari Darwis bernuansa spiritual dengan kostum sederhana dan lagu-lagu religius sufistik, tari Tanoura yang konon berasal dari Mesir ini adalah tari hiburan dengan kostum berlapis-lapis berwarna seronok dengan iringan lagu-lagu populer. Sambil terus-menerus berputar, penari Tanoura juga bermain-main dengan kostumnya yang meriah, menghasilkan kombinasi gerak, warna, dan bentuk yang sangat memukau. Hebatnya lagi, di penghujung acara, sang penari dengan terampil mengubah lapisan-lapisan kostumnya menyerupai bentuk boneka bayi tanpa berhenti berputar!!



Selain pertunjukan tari-tarian, ada juga horse & camel caravan show atau iring-iringan kuda dan unta musafir yang menyusuri bukit pasir (sand dunes) di balik restoran ini. Lighting system yang sangat mendukung menjadikan iring-iringan kafilah ini latar belakang yang bernuansa eksotis sekaligus sedikit misterius sambil bagi suasana makan malam Anda (wuahaha, iklan banget ya).

Nah, hidangannya sendiri merupakan perpaduan masakan berbagai daerah di kawasan Timur Tengah. Bukan cuma Lebanon dan sekitarnya, yang memang paling populer di kawasan ini, saja yang tersedia. Namun masakan khas lokal/Emirati yang justru jarang banget dijumpai di Dubai juga tersedia. Dari segi kualitas dan variasi pilihan, restoran ini dipuja-puji oleh temen2 g yang Arab, walaupun justru nggak begitu cocok dengan selera g sendiri. Soalnya, masakan Arab kan didominasi daging dan lemak/minyak dengan sangat sedikit (bahkan tanpa) sayuran, mana sweets dan kue-kuenya manis banget lagi untuk lidah orang Indonesia (kata orang Sundah mah, “giung”). Oh ya, buat mereka yang hobi banget naik unta (ada gitu?), bisa juga lho naik unta lagi di restoran ini sementara yang nggak hobi (baca: orang normal) bisa ditato lengannya di konter henna painting.

Gendang gendut, tali kecapi. Kenyang perut, senang hati. Sebelum tidur, mampir dulu dong ke Al Sarab Rooftop Lounge untuk post-dinner drinks atau shisha sambil menikmati pemandangan lepas ke hamparan pasir dan pohon palem di kegelapan malam. Jika sempat menyaksikan matahari tenggelam di sini, kita bakal menyadari bahwa sunset di tengah gurun pasir pun tidak kalah indahnya lho dengan di tepi pantai. Kalau perlu, nongkrong dari pagi sampe tutup karena siapa tahu bisa bisa ketemu Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, raja Dubai yang konon katanya merupakan regular guest di lounge ini (syukur-syukur diangkat mantu, hehe).












Untuk menikmati semua ini memang nggak murah (it’s Dubai, Habib!), tapi kalo tahan panas kayak tupperware, boleh coba menginap di musim panas (Juni – September). Pertama, seperti hotel-hotel lain di Dubai, tarif kamar diobral habis-habisan, hingga sekitar 30% dari published rate yang biasanya berlaku di musim dingin (Oktober – Februari). Keuntungan lain, karena hotel-hotel biasanya low occupancy di musim panas, kita bisa menikmati fasilitas-fasilitas hotel dengan nyaman, kayak di rumah sendiri deh (tapi tetep bayar lho).

Don’t worry about getting a heatstroke. Suhu udara memang 43 – 45 derajat Celcius di siang hari, tapi di malam hari udara justru cenderung sejuk, bahkan lebih sejuk daripada di pusat kota. Ini tentu tak lepas dari karakter daerah gurun yang perbedaan suhu siang dan malamnya memang ekstrim.



Chichi Knappett

ferry.arbania@gmail.com

Foto saya
JuRnAlIs yAnG SuKa NuLiS pUiSi

Minggu, 07 Juni 2009

Saiful Jamil Remas Bokong Kiki Fatmala

Saiful Jamil nafsu saat Syuting Film Pijit atas tekan bawah sambil remas bokong dan payudara Kiki Fatmala. Kiki Fatmala sampai teriak kesakitan saat payudara dan bokongnya diremas-remas sama saiful jamil. Film dengan adegan mesum percintaan Siful Jamil dan Kiki Fatmala saat ciuman sambil mainin puting dan memek kiki fatmala, jari saiful Jamil di masukin ke memek Kiki Fatmala dalam adegan ranjnag video shot banyak beredar di Internet. Kiki artis seksi Indonesia yang toketnya masih gedhe dan ranum sebenarnya menikmati permainan seks dari Saiful jamil sambil pegangin burung saiful jamil sambil oral seks. Remasan Ke payudara kiki fatmala oleh saiful jamil dilakukan bergantian dari kiri ke kanan. Puting kiki fatmala di gigitin saiful jamil sampai merah. Entah setan apa yang ada pada diri saiful jamil hingga sampai adegan ranjang tersebut terlihat sangat hot dan menantang. Saiful jamil juga suka ketika burungnya di oral oleh kiki fatmala. Burung Saiful jamil di gesek-gesekin pada payudara dan memek Kiki Fatmala hingga muncrat. Ciuman sambil ngeseks artis indonesia ini memang layak untuk di koleksi Video mesumnya.
**************************************************************************
Stop,stop,,,,stop......wah...wah.............masak sampe segitunya sih.........jujura saya pribadi tidak percaya, coz itu kan acara syuting bukan didalam kamar tanpa bidikan kamera...? makanya saking bingungnya aku sampe copy paste tulisan yang nempel di avun.com, judulnya ekstrim banget,
"Saiful Jamil Remas Bokong Kiki Fatmala".Duh......................bantuin aku dong,,karena tanpa sengaja saya dapatkan tulisan yang berjudul "Saiful Jamil Remas Bokong Kiki Fatmala" ini di Avun.com.Saya tidak tau persis kebenarannya. Apakah iini sebuah bentuk kebebasan berekspresi didunia maya, atau ada alasan lain dari terbitnya informasi ini ? bagaimana saran dan komentar pembaca ranah perempuan? buat Mas Sayaiful Jamil mohon klarifikasinya disini. Masalahnya aku Ngefan banget sama mas jamil dan Kiki.Tak tunggu ya klarifikasinya disini.atau ke gmail saya: ferry.arbania@gmail.com

Free Sex No, Nikah Yes

(Bagindo Armaidi Tanjung)
Tidak bisa dibantah, bahwa manusia sesungguhnya adalah makhluk yang tidak bisa dilepaskan dari seks. Karena sejak awal, manusia terlahir ke dunia ini adlah akibat adanya hubungan seks antara seorang laki-laki dengan perempuan. Kecuali Nabi Adam AS dengan Siti Hawa sebagai manusia pertama yang diciptakan Tuhan dan Nabi Isa AS yang terlahir dari ibunya Maryam, tanpa suami.

Selain itu, fitrahnya seorang laki-laki dan seorang perempuan saling tertarik satu sama lain, saling ingin mencintai dan dicintai, menyalurkan naluri seks masing-masing dan punya keturunan. Namun, masalah seks antara laki-laki dan perempuan tidaklah menyangkut aspek biologis semata. Seks juga berkaitan dengan aspek psikologis, sosial dan hukum. Sehingga seks juga diatur oleh norma-norma agama dan negara. Seks melibatkan perasaan-perasaan personal yang sangat mendalam, pribadi dan sensitif bagi seseorang, maka seks tidaklah bisa dibicarakan gampang dan murahan di tmpat umum. Sehingga membicarakan seks merupakan peristiwa tabu dan di sebagian masyarakat tidak boleh diungkit-ungkit.Banyak orang memandang seks dengan sikap lucu.

Tapi sepanjang sejarah, banyak pemikir, entah filsuf atau pemuka agama dan ilmuawan, telah berpikir secara serius tentang seks yang mempunyai arti penting bagi diri manusia secara pribadi dan bagi masyarakat.Bagi pemuka (ajaran) agama, masalah seks adalah masalah yang suci dan tidak boleh dikotori dengan tujuan yang sudah ditetapkan agama. Seks antara laki-laki dan perempuan juga tidak boleh dilakukan sembarangan, kecuali melalui perkawinan. Karena hubungan seks akan membawa akibat-akibat lanjutan yang perlu diatur agar kelangsungan dan kesejahteraan umat manusia terjamin. Bila ketentuan tersebut dilanggar, aka membawa bencana bagi pelakunya dan masyarakat.Akibat perkembangan ilmu pengetahuan, tekonologi dan peradaban manusia, hubungan seks laki-laki dan perempuan juga mengalami perubahan. Kehidupan free sexs (seks bebas) kini makin marak di tengah masyarakat. Seperti hubungan seks pra-nikah, kumpul kebo, pelacuran, gigolo, homoseksual, lesbian dan perkosaan.

Perilaku seks bebas ini antara lain mengakibatkan rendahnya derajat manusia, hilangnya kehormatan perempuan, anak lahir anpa ayah, terjadinya aborsi, hancurnya rumah tangga, berjangkit penyakit kelamin, muncul AIDS, mematikan rasa cinta, terputusnya wali nikah dan larangan kawin dengan pezina.Perbuatan seks bebas sepanjang sejarah manusia memang tetap menarik dibicarakan. Karena seks melibatkan orang dari berbagai kalangan, mulai masyarakat awam, umum rakyat jelata, pimpinan masyarakat sampai pejabat negara.

Dari berbagai hasil penelitian yang dilakukan para pakar kesehatan, seksologi, pendidikan dan pemerhati lainnya, seks bebas terbukti membawa malapetaka bagi manusia. Perilaku seks bebas yang makin memassal dan marak, tidak saja merugikan pelakunya, tapi juga orang lain. Bahkan anak kandung (bayi) sendiri yang baru akan menghirup udara dunia tidak terlepas dari akibatnya. Ini dibuktikan adanya penularan penyakit kelamin dan AIDS pada bayi melalui kehamilan ibunya.

Free Sex

Berbagai perilaku free sex (seks bebas) makin marak di tengah kehidupan masyarakat. Seks bebas tidak saja dilakukan di kalangan orang dewasa, tapi kini sudah merambah di kalangan mahasiswa dan pelajar. Sehingga muncul seks pranikah.Perilaku seks bebas selain dipicu oleh semakin kuatnya arus teknologi informasi, juga semakin permisifnya kehidupan masyarakat. Nilai-nilai akhlak dan agama yang semakin menipis di setiap dada generasi saat ini mendorong perilaku seks bebas. Sebagai insan yang diciptakan Allah dengan naluri syahwat menyalurkan kebutuhan seksual untuk berkembang biak, agama memberikan pintu penyaluran seksual melalui pernikahan.

Pernikahan merupakan pintu penyaluran kebutuhan biologis seksual manusia yang bertanggungjawab, bermoral dan barakah.Di satu sisi free sex menimbulkan sejumlah kerusakan, baik bagi pelakunya maupun masyarakat. Banyak pintu yang bisa dilakukan dari free sex. Sebaliknya, pernikahan merupakan satu sisi lain yang menjadi penyaluran kebutuhan biologis seksual manusia dapat menjamin kelangsungan hidup manusia secara bertanggungjawab, bermoral dan barakah.Satu-satunya penyaluran kebutuhan seks antara laki-laki dengan perempuan yang dibenarkan dan diredhai oleh Allah SWT, zat yang menciptakan manusia itu sendiri, adalah melalui perkawinan. Setiap insan yang menyakini bahwa dirinya diciptakan oleh Allah SWT, Tuhan Pencipta Sekalian Alam ini, mau tidak mau harus pula menyakini bahwa aturan yang diturunkan oleh Allahh SWT adalah demi keselamatan dan keselamatan dan kesejahteraan manusia. Karena sudah pasti Sang Pencipta tahu betul kebutuhan cara terbaik untuk memenuhinya.

Sayangnya, godaan seks bebas makin gencar di sekeliling kita.Makin banyaknya jenis, peluang, kesempatan dan pelaku seks bebas yang mengancam lembaga perkawinan ini, maka atas dasar pemikiran tersebut buku ini ditulis. Dalam buku ini dijelaskan perilaku seks bebas dari lembaga perkawinan sebagai satu-satunya penyaluran naluri seks yang diredhai sesuai fitrah manusia. Sang Pencipta Alam Semesta ini, selalu menjadikan sesuatu berpasangan. Ada baik, ada buruk. Ada cantik, ada yang jelek. Ada panas, ada yang dingin. Ada siang, ada malam. Ada laki-laki dan ada perempuan. Ada kecil, ada besar. Ada pahala, juga ada dosa. Ada amal, juga ada maksiat. Begitu seterusnya.Dalam menyalurkan naluri seks, Allah juga menyediakan dua pilihan. Mau yang halal, penuh barakah, dan menjadi amal saleh, maka lakukan dengan perkawinan yang sah. Sebalinya, mau yang haram, penuh kemaksiatan, bencana dan kehinaan, lakukan dengan seks bebas (free sex).

Apa saja akibat free sex, penulis telah menguraikannya lewat buku Free Sex, Nikah Yes yang diterbitkan penerbit Amzah tahun 2008.Kedua jalan tersebut amat jelas berbeda. Yang satu membawa kebahagiaan di dunia dan di akhirat, yang satu lagi membawa bencana dan siksaan bagi manusia yang melakukannya, baik di dunia maupun di akhirat.Sebagai manusia yang diberi akal dan pikiran oleh Sang Pencipta, tentu kita jangan sampai terjerumus ke lembah kehinaan dalam menyalurkan naluri seks. Islam dengan berpedoman kepada Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw. merupakan pedoman yang utama dalam menyalurkan naluri seks.

Dengan amat jelas kedua pedoman tersebut memberikan pegangan bagi umat Islam dalam menyalurkan nafsu syahwat (seks). Islam sama sekali tidak melarang atau menghinakan hubungan seks antara laki-laki dengan perempuan, namun Islam mengatur sedemikian rupa sehingga terwujud ketenteraman dan kebahagiaan manusia itu sendiri.Sayang, masih amat banyak diantara manusia yang tidak peduli dan melecehkan aturan-aturan yang sudah diturunkan melalui Nabi Muhammad Saw. Padahal, aturan tersebut sesungguhnya adalah untuk keselamatan, kesejahteraan dan ketenteraman lahir batin manusia itu sendiri.

Seks Fitrahnya Manusia

Seorang ahli jiwa, Sigmund Freud mengatakan, pda manusia terdapat dua kekuatan, naluri, instink yang kuat mendorong manusia makan, menyediakan dan mencari makanan. Tujuannya agar dapat bekerja, berpikir dan mencipta sesuatu. Sedangkan naluri seks menuntut manusia untuk mencari lawan jenisnya menjadi pasangan hidup. Tujuannya menyalurkan naluri seks yang dimiliki dan mendapatkan keturunan untuk melanjutkan generasi berikutnya.

Allah SWT juga menegaskan, ”Dihiasi hidup manusia itu dengan cinta syahwat (seks) terhadap perempuan.” (Q.S. Al Imran : 14). Tanpa disadari, sejak bayi kita sudah diajarkan seks. Ini terlihat dari sikap orangtua yang membedakan antara bayi lakiplaki dengan perempuan. Orang tua mengajarkan peran yang berbeda terhadap bayi laki-laki dan perempuan. Misalnya dengan pakaian, perkenalan dengan anggota keluarga, teman-teman, bahwa bayinya laki-laki atau perempuan.Meningkat ke usia awal masa kanak-kanak, minat terhadap seks makin besar. Ini dibuktikan dengan keingintahuan mengenai asal usul bayi sangat besar pada anak-anak dan mereka banyak bertanya masalah ini.

Banyak anak memperlihat minat mereka terhadap seks dengan membicarakannya dengan teman-teman bermain kalau tidak ada orang dewasa, dengan melihat gambar-gambar pria dan wanita dewasa dalam pose yang merangsang, bermain seks dengan teman sejenis ataupun lawan jenis dengan masturbasi. Karena banyak orang tua menganggap permainan seks dan masturbasi sebagai perbuatan nakal, bahkan jahat, maka aktifitas seperti itu biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi.Memasuki akhir masa kanak-kanan, penggolongan peran seks makin tegas.

Penggolongan peran seks ini berpengaruh pada perilaku dan penilaian diri anak-anak. Dalam penampilan, pakaian dan bahkan gerak-gerik, anak berusaha menciptakan kesan akan kesesuaian dengan peran seks. Pada saat duduk di kelas, anak sudah sadar akan penampilan yang dianggap sesuai dengan peran seks.. Ini diperjelas lagi adanya perbedaan dalam pakaian dan jenis permainan antara laki-laki dan perempuan.

Love,Sex & Life

Gambar

Jakarta Efek negatif dari kebiasaan merokok telah banyak menjadi pembicaraan. Namun tahukah Anda, bahwa efek itu lebih berbahaya bagi perempuan?

Bagi perempuan, risiko terkena serangan jantung karena kebiasaan merokok lebih besar dari laki-laki. Hal ini dibuktikan oleh peneliti asal Norwegia. data ini diambil dari 1.784 pasien jantung di rumah sakit Norwegia.

Dikutip detikhot dari health24, Senin (8/9/2008), dalam penelitian itu dibuktikan bahwa perempuan yang merokok biasanya berisiko mengalami serangan jantung 14 tahun lebih cepat dari perempuan yang tidak merokok.

Berbeda dengan perempuan, laki-laki yang merokok memiliki risiko 8 tahun lebih cepat mengalami serangan jantung dibanding laki-laki yang tidak merokok.

Tak hanya itu, perempuan yang merokok juga mengalami beberapa kerugian lain, seperti mengalami menopause lebih cepat, dan sejumlah kerugian lainnya. Walaupun begitu, baik laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki risiko dan kerugian karena kebiasaan merokoknya.

Jadi tunggu apa lagi? Matikan rokok Anda sekarang!
(kee/yla)

Blogger Tidak Hadir di Sidang Prita Mulyasari

Didi
Sinyal Kuat Indosat

cermin "luka" perempuan

Kerja di Saudi dengan Visa Bebas

Orang Saudi sudah lama menikmati lezatnya hak untuk mengeluarkan visa bebas. Visa bebas ini dapat dibuat atas permintaan secara perorangan oleh warga Saudi, yang sebenarnya adalah hak untuk mengadakan PRT maupun Sopir keluarga. Namun, pada prakteknya, hak visa bebas ini dimanfaatkan untuk diperjualbelikan. Alhasil, kini banyak agen ilegal di bidang jual-beli visa bebas, dan ini telah lazim di Jeddah.


Banyak orang Indonesia membeli visa bebas ini. Untuk visa yang ditujukan untuk seorang laki-laki, harga berkisar 7000 - 8000 Riyal, sedangkan untuk perempuan berkisar 6000 Riyal. (Anggaplah 1 SR = 2450 rupiah). Belum lagi, untuk visa bebas, setiap tahun harus harus menyetor pada kafil / majikan tempat membeli visa ini sekitar 1000 - 2000 SR, tergantung permintaan majikan. Selain itu untuk perpanjangan Iqamah (KTP Saudi) biasanya majikan menarik uang hingga 2000 SR (tiap dua tahunnya). Padahal, untuk harga iqamah dengan kurun waktu dua tahun adalah 1000 SR. Sisanya masuk kantong majikan maupun agen ilegal sebagai "ongkos lelah".

Menggunakan visa bebas menurut pengalaman seseorang eks sopir Jeddah, adalah lebih fleksibel dan punya posisi tawar yang lebih tinggi ketimbang sopir resmi perumahan. "Kita dapat paling tidak 1500 SR sebulan. Sopir biasa paling 1000SR plus makan 200 SR. Selain itu, saya juga bisa ngeyel kalo majikan nyuruh-nyuruh diluar jam yang ditentukan." Kata eks - sopir ini.

Arsip Blog

Jadilah Bagian Dari Kehidupan Perempuan